Bioskop Keren : The Invitation Sebuah Penjelajahan Psikis . . .

Para karib bioskop keren semua, mungkin opini khalayak  sempat memberi sinyal  bahwa negeri kita miskin film – film bagus gitu. Nah ungkpan itu sebenarnya memicu dua jawaban yang saling bertubrukan , artinya bisa benar dan bisa tidak. Bila kita melulu bicara  film-film box office atau film out put kerja kapitalis seni Hollywood yang dana mantap. Lha ini ka soal selera, bisa saja kamu – kamu malah lebih terhibur dengan lucu –lucuan yang mencemooh Batman V Superman: Dawn of Justice dan Suicide Squad dibanding  film-filmnya sendiri di bioskop. Disisi lain andai  kita mau lebih mengutak atik  film-film produksi indie atau yang bebas dari nikmatnya projektor papan atas bioskop jaringan, ada juga kok  sesungguhnya  karya-karya mengesankan perhatian kita.

Lha kemudian sobat nonton bioskop keren semua, film yang bagus itu kayak  apa bentuknya. Ya ini menyangkut sekali lagi selera, ada  subjektif disana. Nah, dalam kesempatan ini subjektivitas didasarkan kepada sejauh mana film yang kita lihat membantu memahami kenyataan. Coba kilas balik dan kita mulai dari The Invitation, yang mana berusaha mengeksplorasi sisi psikologi manusia di situasi didalam situasi yang dikerangkai  curiga syak wasangka.

Nonton bioskop keren lovers, rupaya “Ada sesuatu yang salah di sini,” adalah satu-satunya seseuatu tertaman saat itu  di pikiran  Will saat hadiri  undangan jamuan makan malam di rumah indah bekas pasangannya. Penonton dipapah  pada ketegangan yang dibangun oleh rasa curiga karakter Will. Kecurigaan akan adanya niat yang begitu jahat dan buruk dari orang-orang di seputarnya. Adegan demi adegan memprovokasi kita buat menebak – tebak  benar kah ada sesuatu yang direncanakan atau grand design untuk mencelakai  Will. Atau justru  semua itu tak lebih dari sekadar  paranoia dan ketakutannya yang eksesif.  Oke dalam durasi  tiga per empat jalan mainnya, The Invitation tidak menampilkan atau sepi dari mahkluk gaib atau peristiwa berdarah – darah lainnya. Justru yang  mengacau pikiran  kita hanyalah dugaan – dugaan tak perlu dan rasa – rasa  buruk. Lantas seperempat bagian penggal berikutnya  ada apa ? Saksikan sendiri deh, , , ,

Kunjungi : nonton moviesubindo