Pelatih Persik Mendadak Mundur Karena Belum Digaji

Baru dua bulan melatih edy paryono pelatih kesebelasan persik kediri secara mengejutkan memutuskan mundur dari kursi pelatih. Alasan pengunduran diri edy paryono dikabarkan belum mendapat gaji selama dua bulan.

Edy paryono yang secara resmi melatih persik kediri sejak tanggal 21 juli 2009 secara mengejutkan menyampaikan pengunduran diri pada hari jumat tanggal 11 september 2009.

Pengunduran diri edi paryono mantan pelatih psis semarang ini dikabarkan belum mendapatkan gaji selama hampir 2 bulan melatih serta sama-sekali belum diajak bicara terkait penandatangan kontraknya.

Selain itu alasan pengunduran diri karena terdapatnya intervensi dari oknum di manajemen persik kediri yang mengatur perekrutan pemain tanpa mengindahkan nama-nama yang direkomendasikan pelatih. Bahkan pengunduran diri edi paryono juga diakibatkan perselisihan dengan sejumlah pemain inti persik seperti haryanto.

Dengan pengunduran diri edi paryono manajemen persik telah menyiapkan dua nama pelatih pengganti edi paryono yakni eks pelatih arema malang gusnul yakin dan eks pelatih persela lamongan mustaqim. Secara kebetulan dua nama pelatih tersebut sampai saat ini juga masih menganggur.

Sehari setelah pelatih edi paryono resmi mengundurkan diri kesebelasan persik langsung mendapatkan pelatih baru yakni mantan pelatih arema malang gusnul yakin. Ia akan melatih persik selama satu musim dengan nilai kontrak yang dirahasiakan.

Mepetnya jadwal indonesia super liga membuat manajemen persik langsung memburu pelatih baru setelah ditinggal edi paryono. Dan kursi pelatihpun langsung diisi oleh pria 53 tahun asal malang dan sekaligus mantan pelatih arema malang gusnul yakin.

Manajemen persik mendapatkan gusnul yakin yang akan melatih kesebelasan persik satu musim kedepan dengan nilai kontrak dirahasiakan. Dengan resminya gusnul yakin dimiliki persik mantan pelatih arema malang ini langsung menyaksikan latihan skuad persik di stadion brawijaya kediri.

Selain itu juga berbaur dengan para pemain persik kediri setelah latihan selesai. Gusnul yakin sendiri tertarik untuk melatih kesebelasan persik yang masih mempunyai pamor di kancah sepak bola nasional selain itu banyak dihuni oleh para pemain berkualitas.

Gusnul yakin berharap dengan bergabungnya ia sebagai pelatih di kesebelasan persik kediri ini dapat membawa kesebelasan persik berprestasi seperti pada musim lalu.