Kontraktor Kubah Masjid di Pontianak Kalimantan Barat

Kontraktor Kubah Masjid di Pontianak Kalimantan Barat

Kontraktor Kubah Masjid di Pontianak Kalimantan Barat

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, inilah pepatah yang tepat untuk keluarga bapak Adam. Bapak Adam memiliki seorang anak semata wayang. Anak tersebut bernama Diki. Bapak Adam tinggal di daerah kota Pontianak Kalimantan Barat. Beliau bekerja sebagai kontraktor kubah masjid yang telah di geluti sejak dia lulus sekolah menengah pertama. Bapak Adam mewariskan pekerjaannya kepada anak semata wayangnya. Karena anak semata wayangnya tersebut sering bercerita bahwa dirinya ingin menjadi seperti ayahnya. Bapak Adam tidak begitu setuju. Karena bapak Adam menginginkan anaknya menjadi seorang dokter. Namun beliau tidak mengutarakan ketidak setujuannya kepada anaknya yang masih usia tujuh tahun itu.

Setiap bapak Adam pulang bekerja, anak semata wayangnya menyambut dengan penuh tawa sambil berbicara bahwa dirinya ingin menjadi seorang kontraktor kubah masjid. Bapak Adam hanya bisa tertawa sambil memeluk anaknya yang masih duduk di tingkat sekolah dasar itu. Diki juga mengajaknya duduk di depan laptop ruang tengah rumahnya. Dia menunjukkan berbagai foto kubah masjid hasil dia download di internet. Laptop yang satu bulan kemarin memang sengaja bapak Adam belikan untuk belajar anaknya itu, saat ini hampir penuh foto-foto kubah masjid hasil di download anaknya. Diki membuka satu persatu foto kubah masjid di Laptopnya sambil memilihkan kubah masjid yang bagus untuk di jual ayahnya. Dia tidak berhenti-hentinya memilihkan untuk ayahnya itu. Sambil memilih, Diki berbicara keinginannya lagi yakni menjadi kontraktor kubah masjid.

Tidak hanya kepada ayahnya Diki mengutarakan keinginannya. Diki juga mengutarakan keinginannya kepada Ibu dan kakek neneknya. Sang ibu yang setiap saat mendampingi Diki juga menginginkan anaknya menjadi seorang dokter seperti keinginan sang ayah. Namun, ketika diajak membicarakan keinginan anaknya, kedua orang tua Diki menyetujui keinginan sang anak. Kedua orang tua Diki menganggap wajar jika sang anak mencoba meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Pak Adam juga memaklumi jika setiap hari Diki membicarakan kontraktor kubah masjid setiap ia pulang dari kantor.

Pada suatu malam, pak Adam menerima telepon bahwa pesanan besok lusa yang harus dikirim belum jadi. Bapak Adam langsung kaget dan berdiri. Ketika itu pak Adam lagi duduk berdua dengan Diki di ruang tengah. Saat itu juga bapak Adam mau tidak mau harus datang kepada pengrajin yang memang sudah di beri tanggung jawabnya. Namun, saat mendengar itu Diki ingin ikut ayahnya. Tanpa pikir panjang bapak Adam mengajaknya, mengingat rumah pengrajinnya juga tidak jauh dari rumahnya. Sesampainya di rumah pengrajin, bapak Adam menanyakan pesanannya. Diki melihat satu per satu kubah masjid yang sudah jadi disana. Hal ini yang meyakinkan bapak Adam yang benar-benar berkeinginan keras mewarisi pekerjaannya. Mulai hari itulah bapak Adam membolehkan anaknya berkeinginan menjadi kontraktor kubah masjid.

Kontraktor Kubah Masjid di Samarinda Kalimantan Timur

Kontraktor Kubah Masjid di Samarinda Kalimantan Timur

Kontraktor Kubah Masjid di Samarinda Kalimantan Timur

Pada hari sabtu, pemuda asal Kediri pulang kerja. Pemuda ini merantau ke Samarinda. Sudah sejak dua tahun silam dia datang ke kota ini. Pemuda ini bernama Angga Putra. Dia pulang kerja lewat jalan yang tidak biasanya dia lewati karena di jalan yang biasa ia lewati ada kegiatan masyarakat. Dia berputar kira-kira satu kilo lebih jauh. Tiba-tiba dia melihat di pinggir jalan kontraktor kubah masjid.  Dia tetap menancap gas motornya karena dia sudah punya janji dengan teman tetangga kamarnya untuk jalan-jalan malam minggu ke taman kota Samarinda.

Angga merantau dengan alasan susah mencari kerja di Kediri. Setelah dia melihat-lihat lowongan pekerjaan dia tertarik merantau ke Kalimantan saat itu. Sesampainya di kamar tempat ia menyewa rumah. Teman yang diajak janjian belumlah datang. Memang teman tetangga kamar tersebut berbeda tempat kerja dengannya. Angga dengan sabar menunggunya. Sambil bersiap-siap malam mingguan. Ada seseorang yang bertanya sebuah alamat. Beliau menunjukkan selembar kertas. Di bagian tengahnya ada tulisan kontraktor kubah masjid di Samarinda. Sayangnya Angga tidak menahu tentang alamat tersebut. Beliau memaksa mengingat-ingat Angga tentang alamat tersebut tetapi dia tetap tidak tahu alamat yang tujuan bapak tersebut. Sesaat kemudian teman tetangga kamarnya datang. Dan Angga menanyakannya ternyata dia mengetahui.

Angga dengan teman tetangga kamarnya sudah siap berangkat malam mingguan. Mereka melewati jalan yang ketika pulang kerja tadi dia lewati. Angga menandainya dengan adanya tulisan di pinggir jalan kontraktor kubah masjid. Saat melewati jalan tersebut Angga teringat dengan selembar kertas yang ada tulisan kontraktor kubah masjid yang dibawa bapak saat menanyakan alamat tadi. Angga langsung berbicara kepada temannya, apa orang yang tadi tanya alamat dari kantor ini ya. Temannya menjawab mungkin juga dari sini tapi bisa jadi juga dari kontraktor depan jalan situ. Kata teman saya memang sepanjang jalan yang saat itu ia lewati ada tiga tempat jasa penerima kubah masjid dengan blok depan rumah tulisan kontraktor kubah masjid. Tetapi untuk nama-nama siapa saja temannya tersebut tidak tahu. Dan jika ditanya yang bagus dan terkenal sebelah mana dia juga tidak menahu soal itu.

Sesampainya di taman kota Samarinda, mereka berjalan ke dalam taman sambil melihat-lihat. Tiba-tiba ada anak yang terjatuh naik sepatu roda menabrak tembok di depannya. Saat di tolong anak ini menangis karena kaki sebelah kirinya kelihatan terkilir. Ketika di tanya kesini sama siapa, sang ayahnya sudah datang menghampirinya. Ternyata dia anak bapak Aquis seorang kontraktor kubah masjid. Angga tahu kalau bapak Aquis seorang kontraktor dari blok yang tadi ketika perjalanan ke taman dia baca. Bapak Aquis menyampaikan rasa terima kasihnya karena sudah menolong anaknya yang terjatuh.

Harga Kubah Masjid Enamel di jawa tengah

Harga Kubah Masjid Enamel di jawa tengah

Anda sedang mencari kubah masjid dengan Harga Kubah Masjid Enamel yang terjangkau dan lebih murah dibandingkan produsen lainnya?.

Percayakan keinginan tersebut pada kami yang merupakan jasa kubah masjid ternama, berkualitas dan berpengalaman.

Apakah kubah masjid enamel?

Kubah masjid enamel merupakan material kubah masjid yang memakai teknik panel enamel coating dengan memasang rangka konstruksi baja sistem atap panel plat steel enamel atau plat zincalume powdercoating pada kubah baru ataupun kubah betin yang ingin ditambahkan dengan atap panel ornamen.

Penutup atap berbahan plat steel finishing enamel ini di oven pada suhu 820 derajat celcius, sedangkan sistem pewarnaan dilakukan dengan proses pemanasan pada suhu 790 derajat celcius sampai 830 derajat celcius yang akan melewati proses 3 tahap pewarnaan dan juga pemanasan sehingga warna yang akan dihasilkan akan kuat, tebal, cerah, tahan terhadap api dan juga tahan terhadap goresan.

Sementara untuk lapisan panel kubah masjid memakai cat subtrat atau serbuk porcelain, hal ini disebabkan bahan pelapis enamel hanya bisa menggunakan material tertentu yang tahan pada suhu tinggi seperti plat baja low carbon yang sangat tahan pada pemuaian sebab lapisan enamel bersifat rentan retak atau pecah dan keras.

Plat low carbon yang sering dipakai adalah plat putih tipe spcc-sd atau sphc yang sangat tepat pada karakter enamel tersebut. Sedangkan ketebalannya sangat beragam bergantung dari ukuran per panel.

Sedangkan untuk Harga Kubah Masjid Enamel bisa ditentukan berdasarkan ukuran diameter kubah pesanan anda dan beberapa hal lainnya.

Beberapa hal yang sudah kami jelaskan serta kriteria kubah enamel berkualitas sudah kami jalankan dan penuhi, sehingga hasil kubah akan terjamin kualitas dan tingkat keawetannya.

Tunggu apa lagi?, segera lakukan pemesanan kubah masjid enamel pada kami yang sudah berpengalaman dan akan selalu memberikan hasil sesuai dengan permintaan anda sebagai pelanggan.